Hubungan Berdasarkan Kesepakatan (Perkembangan Psikososial Masa Dewasa Madya)

Masa dewasa madya atau dewasa tengah atau paruh baya merupakan rentang 
masa yang dijalani manusia, berkisar pada usia 40-60 tahun. Pada masa ini, 
manusia mengalami perubahan-perubahan dalam hal fisik dan psikologis. Pada 
bagian ini, akan dijelaskan mengenai perkembangan psikososial 
masa dewasa madya mengenai hubungan yang berdasarkan atas kesepakatan.
a. Pernikahan
Kepuasan pernikahan mengikuti kurva bentuk U, setelah tahun-tahun 
pertama perkawinan, kepuasan tampak menurun dan, kemudian, pada titik tertentu di usia madya, kembali meningkat sampai bagian pertama dewasa 
akhir.
b. Perceraian
Orang-orang paruh baya, khususnya wanita yang mungkin baru pertama 
kalinya pergi bekerja, yang bercerai dan tidak menikah kembali cenderung 
memiliki keamanan keuangan yang lebih rendah dibandingkan dengan yang 
masih menikah. Sisi positifnya, tekanan perceraian bisa mengarah kepada 
pertumbuhan pribadi. Namun, seiring banyaknya wanita yang tumbuh 
dalam independensi keuangan, perasaan akan harapan yang tidak tercapai 
ini bisa jadi semakin hilang. Dalam perkawinan yang rapuh, apabila sebuah 
pasangan tinggal bersama demi anak, pada masa ini mereka tidak melihat 
adanya alasan untuk memperpanjang ikatan tersebut.
c. Hubungan Gay dan Lesbian
Gay dan Lesbian paruh baya mungkin baru berhubungan secara terbuka 
untuk pertama kali dan membangun hubungan. Banyak yang masih 
berusaha menyelesaikan konflik dengan orang tua dan anggota keluarga lain 
(terkadang termasuk pasangan) atau menyembunyikan orientasi seksual 
mereka.
d. Persahabatan
Jaringan sosial cenderung menjadi lebih kecil dan lebih intim pada masa 
paruh baya. Hubungan pertemanan paruh baya merupakan sumber 
dukungan emosional, kesejahteraan yang kuat, bimbingan praktis, 
kenyamanan, pendampingan, dan bercakap-cakap.

Comments

Popular Posts